- Berpikir strategis, untuk mengembangkan organisasi filosofi tentang peran outsourcing dalam kegiatan;
- Evaluasi dan seleksi, untuk menentukan pada outsourcing sesuai potensi lokasi proyek dan untuk pekerjaan yang harus dilakukan dan penyedia layanan untuk melakukannya;
- Kontrak pembangunan, untuk bekerja diluar hukum, biaya dan service level agreement;
- Atau outsourcing manajemen pemerintahan, yang terus menerus untuk memperbaiki hubungan kerja antara klien dan penyedia layanan outsourcing.
Monday, 24 May 2010
Proses Outsourcing
Strategi Outsourcing
Meskipun outsourcing telah mengakibatkan banyak kisah sukses dan memiliki banyak keuntungan yang terkait, tetapi untuk mengambil strategi outsourcing tanpa mengetahui alasan untuk mengoutsource sangat tidak dianjurkan. Ada banyak contoh dimana outsourcing telah mengakibatkan kerugian besar bagi banyak perusahaan.
Ini adalah alasan mengapa perusahaan perlu merencanakan dan berkonsultasi banyak sebelum benar-benar outsourcing layanan mereka.
Cara terbaik untuk melakukan outsourcing adalah dengan strategi. Strategi outsourcing memerlukan rencana perusahaan untuk berhati-hati dan menganalisa dengan tujuan jangka panjang dan menentukan proses outsource, mengapa ke outsource, dimana untuk outsource, biaya yang relatif terlibat, keuntungan jangka panjang, stabilitas politik yang mengoutsourcing tujuan, dan lain-lain.
- Eksekutif level
- Dukungan klien outsourcing
- dan kemampuan klien untuk mengelola dan penyedia layanan
Keuntungan Outsourcing
- Perusahaan dapat berkonsentrasi pada “ core business"
- Perusahaan dapat membagi resiko kepada perusahaan yang dapat dipercaya
- Perusahaan dapat memperkuat daya saing dengan jalan efisiensi
- Outsourcing bukan hanya dapat menyerap tenaga kerja tapi juga memungkinkan terjadinya “transfer of knowledge” yang berarti peluang untuk mengembangkan kompetensi SDM.
Menentukan Calon Vendor
- Meminta request for information dari vendor untuk menentukan vendor yang akan dipilih oleh perusahaan tersebut.
- Calon vendor mengadakan “beauty contest” (presentasi service-service yang akan diberikan kepada client untuk melihat availability dari layanan yang diberikan.
- Perusahaan harus memilih salah satu vendor yang memenuhi requirement yang ditentukan.
Outsourcing meningkatkan produktivitas
Outsourcing dapat meningkatkan produktivitas dalam jangka pendek. Outsourcing sangat efektif digunakan dalam industry yang baru, high risk investment dan masih beroperasi dalam tahap pencobaan. Tetapi dalam jangka panjang belum tentu dapat meningkatkan produktivitas.